Baby Hello Kitty Education: 2015

Senin, 16 November 2015

Semua Tentang Sholat Tahajjud


SHALAT TAHAJJUD


Assalamualaikum wr..wb.. sahaabat puss..
Kali ini puss akan mengulas All about tahajjud, hehe..
Yukk capcuss.. sama sama belajar yah >_<


Apa itu shalat Tahajjud?

Shalat tahajjud adalah shalat sunnah yang dikerjakan pada malam hari sesudah mengerjakan shalat isya sampai terbitnya fajar dan sesudah bangun dari tidur, meskipun itu hanya sebentar.

Apa hukumnya shalat Tahajjud?

Hukumnya adalah  sunnah mu’akkad yaitu sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan, karenanya maka Rasulullah S.A.W. sangat menganjurkan kepada para umatnya untuk senantiasa mengerjakan shalat Tahajjud. Karena didalam shalat Tahajjud itu terdapat keutamaan dan keistimewaan yang besar sekali. Sebagaimana yang telah ditegaskan oleh ALLAH SWT didalam firman-Nya yang artinya sebagai berikut :

“dan pada sebagian malam hari bersembah yang tahajjudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji”.

Dan juga sabda Rasulullah S.A.W. yang artinya :

“kerjakanlah shalat malam, karena shalat malam itu kebiasaan orang-orang yang shaleh sebelum kamu terdahulu, juga suatu jalan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan kalian, juga sebagai penebus pada segala kejahatan (dosa) mencegah dosa serta dapat menghindarkan penyakit dari badan”. (HR. Imam Tarmidzi & Ahmad)

Apa keutamaan shalat Tahajjud?

Diantara keutamaan-keutamaan shalat Tahajjud itu adalah sebagai berikut:
1.      Bagi orang yang mau mengerjakan shalat Tahajjud, ia akan mendapat pahala shalat yang paling utama setelah shalat fardhu. Sebagaimana yang telah dijelaskan didalam hadits Nabi S.A.W. yang artinya :

“Rasulullah S.A.W. pernah ditanya : Shalat apakah yang paling utama setelah shalat fardhu?
Sabda Rasulullah S.A.W. :”shalat tengah malam (lail)”.(HR. Jama’ah, kecuali imam bukhari yang bersumber dari abu hurairah ra)
2.      Akan menjadi orang paling dekat dengan Allah SWT. Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam sabda Nabi S.A.W. yang artinya :
“Allah paling dekat dengan hamba-Nya pada akhir pertengahan malam. Oleh karena itu, jika kamu sanggup untuk menjadi orang yang mengingat Allah pada saatitu, maka kerjakanlah:. (HR. Imam tarmidzi dari ‘amr bin ‘abdah r.a)

3.      Akan menjadi orang yang selalu dicintai oleh Allah. Sebagaimana sabda Nabi S.A.W. yang artinya:

“Puasa yang paling Allah cintai adalah Puasa dawud dan Shalat yang paing Allah ‘Azza wa jalla cintai adalah shalat dawud. Beliau (Nabi Dawud) tidur setengah malam dan bangun untuk shalat sepertiga malamnya, lalu tidur lagi seperenam malamnya. Beliau juga biasa sehari puasa sehari berbuka”. (HR.Jama’ah kecuali Imam Tarmidzi dari Abdullah bin ‘amr r.a)
4.      Adapun seperti pada gambar dibawah ini


Apa sih Manfaat mengerjakan shalat Tahajjud??

Adapun manfaat shalat Tahajjud bagi orang yang mau mengerjakannya adalah sebagai berikut :

1.      Akan menjadikan orang yang mengerjakan menjadi memiliki sifat rendah hati.
Sebagaimana firman Allah SWT. Yang artinya :

“Dan hamba-hamba Tuhan yang maha penyayang itu (adalah) orang-orang yang berjalan diatas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang yang jahil menyapa mereka, mreka mengucapkan kata-kata yang baik. Dan orang yang mau melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka” .

2.      Akan menjadikan orang yang mengerjakan shalat Tahajjud sebagai orang yang selalu mensyukuri nikmat Allah SWT. Sebagaimana yang telah diterangkan didalam hadits Nabi S.A.W. yang artinya:

“Sungguh Rasulullah S.A.W. berdiri dan shalat hingga kedua telapak kakinya atau kedua betisnya bengkak, maka jawabnya : “Bukankah aku ini seorang hamba yang banyak bersyukur”. (HR.jama’ah kecuali imam abu dawud, yang bersumber dari ali mughairah bin syu’bah r.a.)

3.      Dapat melepaskan simpul godaan syaitan (mengusir syaitan) serta menjadikan badan segar dan penuh semangat. Sebagaimana sabda Nabi S.A.W. yang artinya :

“Pada waktu seseorang tidur, syaitan membuah tiga buah simpul di kepalanya. Untuk setiap simpul ia mengatakan :” tidurlah engkau sepanjang malam, bila ia terbangun, lalu menyebut nama Allah, maka lepaslah satu simpul. Jika ia berwudlu, maka lepaslah satu simpul lagi, dan jika ia shalat, maka terbukalah seluruh simpul. Pada waktu bangun lagi ia akan merasa penuh semangat dengan  badan yang segar. Jika tidak ia akan bangun pagi dengan perasaan serba tak enak dan malas. (HR. Imam bukhari, dari shahabat Ali hurairah r.a)

Kapan shalat Tahajjud dikerjakan ?


Shalat tahajjud dikerjakan pada waktu malam harisetelah shalat isya sampai terbit fajar(masuknya waktu shalat subuh) namun dalam sepanjang malam itu terdapat bagian-bagian dari pada malam yang sangat mustajab, malam yang sangat utama mengerjakan shalat Tahajjud yaitu sepertiga malam yang terakhir, kira-kira mulai dari pukul 01.00 sampai terbitnya fajar (masuknya waktu shalat subuh). Sebagaimana sabda Rasulullah S.A.W. yang artinya :

“Tuhan kami turun ke langit dunia, ketika tinggal sepertiga malam yang terakhir, kemiduan berfirman :”siapa yang berdoa kepada-Ku pasti Aku kabulkan, siapa yang meminta pasti Aku beri, siapa yang memohon ampunan pasti Aku ampuni, sampai terbit fajar”.


Yang dimaksud turun ke langit dunia adalah perhatian Allah dalam mengabulkan permohonan orang yang suka bangun malam dan mengerjakan shalat tahajjud serta memohon apa yang dihajatkan adalah sangat diprhatikan dan mudah dikabulkan oleh Allah SWT.

Berapa Rakaatkah dalam mengerjakan shalat Tahajjud?

Adapun bilangan rakaat shalat tahajjud itu sekurang kurangnya adalah dua rakaat, dan sebanyak banyaknya tidak terbatas.

Bagaimana caranya Shalat tahajjud?

Cara mengerjakannya itu pada dasarnya sama dengan shalat-shalat sunnah lainnya, hanya saja niatnya yang berbeda. Adapun lafadz niat shalat tahajjud adalah sebagaimana berikut :


Ada cara yang dikerjakan oleh Nabi S.A.W. yaitu : setelah dengan berdiri, shalat tahajjud juga boleh dikerjakan dengan duduk atau bersila, sebagaimana yang telah diterangkan di dalam hadits Nabi S.A.W. yang artinya :

“sesungguhnya Nabi S.A.W. biasa melakukan shalat malam lama sekali dengan berdiri dan (lain waktu) melakukannya lama sekali dengan duduk. Bila beliau membaca dengan berdiri, ruku’ dan sujudnya dilakukan dari duduk”. (HR. jama’ah kecuali imam bukhari dari ‘aisyah r.a)

Dan juga hadits Nabi S.A.W. yang artinya :

“saya melihat Nabi S.A.W. shalat (lail) dengan bersila”.(HR. Imam Daruqhutni, dari aisyah r.a)

Setelah mengerjakan shalat tahajjud perbanyaklah membaca istighfar dan dzikir kepada Allah SWT serta memohon kepada-Nya, kemudian membaca doa sebagai berikut :



yang perlu diketahui :


posted by. fajar Ayu Nurillah

Minggu, 15 November 2015

Shalat Sunnah Rawatib ghairu Mu'akkad ( Qabliah ashar, qabliah Maghrib, Qabliah 'isya)


SHALAT SUNNAH RAWATIB GHAIRU MU’AKKAD

               Shalat sunnah rawatib ghairu mu’akkad adalah shalat sunnah  yang tidak begitu diutamakan atau tidak dianjurkan untuk dikerjakan. Memang shalat sunnah ghairu mu’akad ini mempunyai keistimewaan dan keutamaan, namun tidak sebesar dan seutama yang sunnah mu’akkad.
Adapun yang termasuk dalam bagian sunnah ghairu mu’akkad adalah :
-        >Empat rakaat sebelu ashar
-        >Dua rakaat sebelum shalat maghrib
-        >Empat atau enam rakaat sebelum shalat isya’

Dan untuk lebih jelasnya lagi, maka baiklah akan saya uraikan satu persatu bagaimana berikut ini:

1.      SHALAT SUNNAH QABLIAH ASHAR

Shalat sunnah qabliah ashar dikerjakan setelah masuk waktu shalat ashar sebelum mengerjakan shalat ashar sebanyak 2 rakaat atau 4 rakaat. Sebagaimana yang telah diterangkan didalam hadits Nabi S.A.W. yang diriwayatkan oleh Imam abu dawud, dari sahabat Ali ra. Yang artinya :

“bahwa nabi S.A.W. iasa mengerjakan shalat sebelum melaksanakan shalat ashar 2 rakaat”.

Didalam shalat sunnah qabliah ashar mempunyai beberapa keistimewaan dan keutamaan. Diantaranya yaitu :

a.      Bagi orang yang selalu mengerjakannya sebanyak 4 rakaat, maka ia akan diselamatkan dari siksa api neraka. Sebagaimana sabda nabi  S.A.W. yang artinya :

barangsiapa yang mengerjakan shalat 4 rakaat sebelum mengerjakan shalat ashar, Allah haramkan tubuhnya dari api neraka “.

b.      Akan mendapatkan rahmat dan kasih sayang dari Allah orang yang selalu mengerjakan 4 rakaat qablah ashar. Sebagaimana yang telah diterangkan didalam hadits nabi S.A.W. yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Abu Dawud dan Imam Tarmidzi dari sahabat ibnu umar ra. Yang artinya :

“semoga Allah memberi rahmat kepada orang yang mengerjakan shalat 4 rakaat sebelum shalat ashar”.

Adapun lafadz niat shalat sunna qabliah ashar adalah sebagai berikut :



“ushalli sunnatal ‘ashri rak’ataini qabliyyatan lillahita’aalaa”.
Artinya : “saya berniat shalat sunnah qabliah ashar dua rakaat karena Allah ta’aalaa”.

2.      SHALAT SUNNAH QABLIAH MAGHRIB

Shalat sunnah qabliah maghrib dilkerjakan setelah masuk waktu shalat maghrib sebelum mengerjakan shalat maghrib, sebanyak 2 rakaat. Sebagaimana yang telah diterangkan didalam sabda Rasulullah S.A.W. yang artinya :

“shalatlah kalian 2 rakaat sebelum mengerjakan shalat maghrib; bagi siapa saja yang mau
(tapi beliau tidak mengerjakannya) karena kwatir dijadikan sebagai kebiasaan oleh manusia”. (HR.Imam Bukhari dan Abu dawud bersumber dari Abdullah al muzani ra)

Adapun lafadz niat shalat sunnah qabliah maghrib itu adalah sebagai berikut :



“ushalli sunnatal maghribi rak’ataini qabliyyatan lillahita’aalaa:.
Artinya : “saya berniat shalat sunnah qabliah maghrib dua rakaat karena Allah Ta’aalaa”.

3.      SHALAT SUNNAH QABLIAH ‘ISYA

Shalat sunnah qabliah isya dikerjakan sebelum mengerjakan shalat isya sebanyak 4 atau 6 rakaat. Sebagaimana telah diterangkan didalam hadits Nabi S.A.W.yang diriwayatkan oleh Imam ahmad dan Imam abu dawud yang bersumber dari sayyidah “aisyah ra katanya :

“Rasulullah S.A.W. sama sekali tidak pernah mengerjakan shalat qabliah Isya’, melainkan beliau masuk rumahnya terlebih dahulu untuk mengerjakan shalat 4 rakaat atau 6 rakaat sebelumnya:.

Adapun lafadz niat shalat sunnah qabliah isya itu adalah sebagai berikut :


“ushalli sunnatal ‘isyaa-I rak’ataini qabliyyatan lillahita’aalaa”.
Artinya : “saya berniat shalat sunnah wabliah isya 2 rakaat karena Allah ta’aalaa.

Membahas tuntas tentang Shalat Sunnah (sunnat) Rawatib (Shalat sunnah badiah Jumat)


F. SHALAT SUNNAH BA’DIAH JUM’AT

               Shalat sunnah ba’diah jum’at itu dikerjakan setelah mengerjakan shalat jum’at dan lebih utama lagi dikerjakan didalam rumah sebanyak 2 rakaat atau 4 rakaat . senagaimana yang telah diterangkan didalam hadits Nabi S.A.W. yang artina sebagaimana berikut :

“bahwa nabi S.A.W. biasa mengerjakan shalat 2 rakaat sesudah shalat Jum’at dirumahnya (HR. Jama’ah)

Adapun lafadz niat shalat sunnah ba’diah jum’at itu adalah sebagai berikut :



“ushalli sunnatal jum’ati rak’ataini ba’diyyatan lillaahi  ta’aalaa”.
Artinya : “saya berniat shalat sunnah ba’diah jum’at dua rakaat karena Allah Ta’aalaa”.

Membahas Tuntas tentang Shalat sunnah (sunnat) Rawatib (shalat sunnah ba'diah 'isya)


E. SHALAT SUNNAH BA’DIAH ‘ISYA’

               Shalat sunnah ba’diah ‘isya’ dikerjakan setelah mengerjakan shalat ‘isya sebanyak 2 rakaat atau 4 rakaat dan dikerjakan didalam hadits Nabi S.A.W. yang diriwayatkan oleh Imam Abu Awanah dan muslim yang bersumber dari ‘Aisyah ra katanya :

“bila selesai mengerjakan shalat ‘isya, beliau (Nabi S.A.W) biasanya melakukan shalat 2 rakaat dengan cepat”.

Dimana shalat sunnah ba’diah ‘isya itu mempunyai keistimewaan dan keutamaan yang sangat besar yaitu bagi orang yang selalu mengerjakannya akan mendapat pahala seperti pahalanya orang yang mengerjakan shalat tahajjud dimalam  Lailatul Qadar.
Sebagaimana sabda Nabi S.A.W. yang artinya :

“ barangsiapa yang shalat 4 rakaat sebelum shalat Zhuhur, dia seperti mengerjakan shalat tahajjud pada malam hari, dan barangsiapa yang shalat 4 rakaat sesudah ‘isya dia seperti mengerjakan shalat tahajjud pada lailatulqadar”. (HR. Imam sa’id bin Manshur, dari Al Barra’ bin azib ra.)

Adapun lafadz niat shalat sunnah ba’diah ‘isya adalah sebagai berikut :



“ushallisunnatal ‘isyaa-I rak’ataini ba’diyyatan lillahita’aalaa”.
Artinya : “ saya berniat sunnah ba’diah ‘isya’ dua rakaat karena Allah Ta’aalaa”.


selanjutnya shalat sunnah ba'diah jumat. baca di : http://pussprincess.blogspot.co.id/2015/11/membahas-tuntas-tentang-shalat-sunnah_77.html

Membahas Tuntas tentang Shalat sunnah (sunnat) Rawatib (Shalat Sunnah ba'diah Maghrib)


D. SHALAT SUNNAH BA’DIAH MAGHRIB



               Shalat sunnah ba’diah maghrib dikerjakan setelah masuk waktu shalat setelah mengerjakan shalat maghrib sebanyak 2 rakaat, dan yang lebih utama lagi jika shalat tersebut dilakukan didalam rumah.
Sebagaimana yang telah diterangkan didalam hadits NAbi S.A.W. yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim yang bersumber dari ibnu umar ra katanya :

“saya menghafalkan 10 rakaat (shalat sunnah) dari Nabi S.A.W. yakni 2 rakaat qabliyah (sebelum) Zuhur, 2 Rakaat ba’diyah (sesudah) Zuhur, 2 rakaat ba’diyah (sesudah) Maghrib dirumahnya, 2 rakaat ba’diyah isya dirumahnya, dan 2 rakaat sebelum shalat Subuh:. (HR. Imam Bukhari & Muslim, dan riwayat lain pada kedua rawi tersebut disebutkan : “dan 2 rakaat ba’diya Jum’at dirumah’)

Adapun lafadz niat shalat sunnat ba’diah maghrib itu adalah sebagai berikut :



“ushalli sunnatal maghribi rak’ataini ba’diyyatan lillahita’aalaa”.
Artinya : “ saya berniat shalat sunnah ba’diah maghrib 2 rakaat karena Allah Ta’aalaa”.

selanjutnya shalat sunnah ba'diya 'isya dengan keistimewaannya baca selengkapnya di : http://pussprincess.blogspot.co.id/2015/11/membahas-tuntas-tentang-shalat-sunnah_11.html


Membahas Tuntas tentang Shalat sunnah (sunnat) Rawatib (Shalat sunnah Qabliah dan Ba'diah Dhuhur/Zhuhur)


B.     SHALAT SUNNAH RAWATIB QABLIAH ZHUHUR


Sebagaimana halnya Shalat sunnah rawatib qabliah shubuh shalat Shalat sunnah rawatib qabliah zhuhur juga mempunya beberapa keistimewaan dan keutamaan, diantaranya yaitu :

1.      Bagi orang yang mau mengerjakan Shalat sunnah rawatib qabliah zhuhur sebanyak 4 rakaat dan diikuti 4 rakaat sesudahnya maka ia akan dijauhkan oleh Allah SWT dari siksa api neraka. Sebegaimana yang telah diterangkan oleh Rasulullah S.A.W. di dalam sabdanya yang artinya sebagaimana berikut :

“barangsiapa menetapi dengan baik shalat 4 rakaat sebelum zhuhur dan 4 rakaat sesudahnya, maka Allah mengharamkannya dari api neraka”. (HR.Imam Tarmidzi, Abu Dawud, Ibnu majah dan Imam Nasa’I dari ummu habibah ra.)

2.      Dapat menjadikan amal shalih yang akan segera naik ke langit, karena pada waktu itu (matahari mulai tergelincir) pintu-pintu langit dibuka, sebegaimana yang telah dijelaskan oleh Rasulullah S.A.W. didalam sabdanya yang artinya :

“ bahwa Rasulullah S.A.W. biasa mengerjakan shalat 4 rakaat setelah matahari tergelincir sebelum shalat Zhuhur dan beliau bersabda : “sesungguhnya inilah saatnya, pintu-pintu langit dibuka. Maka dari itu aku ingin agar yang naik dari diriku pada saat ini adalah amal shalih”. (HR. Imam Tarmidzi dari Abdullah bin sa’ib ra.)

3.      Bagi orang yang senantiasa mengerjakan shalat sunnah qabliah zhuhur sebanyak 4 rakaat, maka ia akan mendapat pahal seperti pahala orang yang mengerjakan shalat tahajjud. Sebagaimana yang telah dijelaskan didalam sabda Rasulullah S.A.W. yang artinya :

“ barangsiapa yang shalat 4 rakaat sebelum shalat Zhuhur, dia seperti mengerjakan shalat tahajjud pada malam hari, dan barangsiapa yang shalat 4 rakaat sesudah ‘isya dia seperti mengerjakan shalat tahajjud pada lailatulqadar”. (HR. Imam sa’id bin Manshur, dari Al Barra’ bin azib ra.)

Shalat qabliah zhuhur ini dikerjakan 2 rakaat atau empat rakaat, yaitu setelah tergelincirnya matahari (masuk waktu zhuhur) sebelum mengerjakan shalat zhuhur. Namuan jika seseora itu sempat mengerjakannya sebelum shalat zhuhur, maka ia boleh mengerjakanya setelah mengerjakan shalat 2 rakaat ba’diah zhuhur. Sebagaimana telah diterangkan didalam sabda Rasulullah S.A.W yang artinya :

“ adalah Rasulullah S.A.W. apabila tidak sempat mengerjakan shalat 4 rakaat sebelum shalat zhuhur, beliau mengerjakan shalat 4 rakaat qabliah zhuhur tersebut setelah shalat 2 rakaat ba’diah zhuhur.”. (HR.Imam Ibnu majah, bersumber dari ‘aisyah)

Adapun lafadz niat shalat sunnah qabliah zhuhur itu adalah sebagai berikut :


“ushalli sunnatazh zhuhri rak’ataini qabliyyatan lillahita’aalaa”.
yang artinya : “ saya berniata shalat sunnah qabliah Zhuhur 2 rakaat karena Allah Ta’aalaa”.

C.     SHALAT SUNNAH BA’DIAH ZHUHUR

Shalat sunnah ba’diah zhuhur itu mempunyai keistimewaan dan keutamaan sebagaimana shalat sunnah qabliah zhuhur, yaitu ora yang selalu mengerjakan shalat sunnah 4 rakaat sebelummya, maka ia akan dijauhkan oleh Allah SWT dari siksa api neraka. Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam sabda Rasulullah S.A.W. yang artinya sebagai berikut :

“ barangsiapa yang menetapi dengan baik shalat 4 rakaat sebelum shalat zhuhur dan 4 rakaat sesudahnya, maka Allah mengharamkannya dari api neraka”. (HR. Imam Tarmidzi, Abu dawud, Ibnu majah, dan Imam Nasa’I, bersumber dari Ummu Habibah)

Shalat sunnah ba’diah zhuhur ini dikerjakan dengan 2 rakaat atau 4 rakaat setelah mengerjakan shalat zhuhur, sebagaimana yang telah dijelaskan didalam hadits nabi S.A.W. yang diriwayatkan oleh imam bukhari dan Muslim yang bersumber dari Ibnu umar ra yang artinya sebagaimana berikut :
“saya menghafalkan 10 rakaat (shalat sunnah) dari Nabi S.A.W. yakni 2 rakaat qabliyah (sebelum) Zuhur, 2 Rakaat ba’diyah (sesudah) Zuhur, 2 rakaat ba’diyah (sesudah) Maghrib dirumahnya, 2 rakaat ba’diyah isya dirumahnya, dan 2 rakaat sebelum shalat Subuh:. (HR. Imam Bukhari & Muslim, dan riwayat lain pada kedua rawi tersebut disebutkan : “dan 2 rakaat ba’diya Jum’at dirumahnya’)

Namun bagi orang yang mengerjakan shalat jum’at, maka shalat ba’diah zhuhurnya diganti dengan shalat ba’diah jum’at.

Adapun lafadz niat shalat sunnah ba’diah zhuhur itu adalah sebagai berikut :


“ushalli sunnatazh zhuhri rak’ataini ba’diyyatan lillahita’aalaa”.
Artinya : “saya berniata shalat sunnah ba’diah zhuhur 2 rakaat karena allah ta’aalaa”.

Selanjutnya shalat sunnah ba'diah maghrib dengan keistimewaannya. selengkapnya baca di : http://pussprincess.blogspot.co.id/2015/11/membahas-tuntas-tentang-shalat-sunnah_40.html

Membahas Tuntas tentang Shalat sunnah (sunnat) Rawatib (Shalat Sunnah Qabliah Subuh)


A.     SHALAT SUNNAH QABLIAH SHUBUH



Shalat sunnah rawatib qabliah shubuh itu memiliki keistimewaan dan keutamaan yang sangat besar sekali, yaitu bagi orang yang mau mengerjakannya akan mendapat pahala yang sangat besar, dimana kebesaranya itu jauh lebih baik dari pada dunia beserta seluruh isinya. Sebagaimana yang telah ditegaskan oleh Rasulullah S.A.W. didalam sabdanya yang artinya :

“dua rakaat shalat fajar (qabliah shubuh) itu jauh lebih baik daripada dunia beserta isinya”. (HR. ImamTarmidzi, Muslim dan Imam Nasa’i)



Shalat sunnah rawatib qabliah shubuh ini dikerjakan dengan 2 rakaat sebelum mengerjakan shalat shubuh setelah masuk waktu shalat shubuh. Dan mengenai cara nebgerjakannya itu sama dengan shalat fardhu atau shalat sunnah seperti biasanya baik dari gerakan maupun bacaannya, hanya saja niatnya berbeda. Dan shalat sunnah rawatib qabliah subuh ini dikerjakan dengan ringkas, sebagaimana sabda Rasulullah S.A.W. yang artinya :

“Adalah Rasulullah S.A.W.ketika mu’adzin berhenti dari adzan pertama untuk shalat shubuh, beliau berdiri melakukan shalat 2 rakaat denggan ringkas sebelum shalat shubuh pada waktu shubuh, kemudian beliau berbaring diatas lambung kanannya sampai muadzin berdiri melakukan iqamah”. (HR. Imam Bukhari dan Muslim, dari ‘Aisyah r.a)



Dan juga sabda nabi S.A.W. yang artinya :

“Nabi S.A.W. melakukan shalat sunnat 2 rakaat sebelum shalat shubuh dan biasanya beliau membaca 2 surat sebelum shalat shubuh dan biasanya beliau membaca 2 surat yang sangat bagus pada kedua rakaat tersebut, yaitu Qul yaa Ayuhal kaafiruun dan Qul Huwallahu Ahad: “. (HR. Ibnu Majah, dari Aisyah ra)

Namun surat yang dibaca disini itu tidak ditentukan secara khusus, hanya saja lebih baik itu adalah membaca surat Al-Kafirun pada rakaat pertama dan Al-ikhlas pada rakaat kedua.
Adapun lafadz niat Shalat sunnah rawatib qabliah shubuh itu :


selanjutnya Shalat sunnah ba'diah(sesudah) zhuhur dan Qabliah (sebelum) zhuhur beserta keistimewaannya baca di : http://pussprincess.blogspot.co.id/2015/11/membahas-tuntas-tentang-shalat-sunnah_81.html

Membahas Tuntas Tentang Shalat Sunnah (Sunnat) Rawatib (Pengertian Shalat Rawatib, Macam-macam shalat Sunnah Rawatib)


SHALAT SUNNAH YANG MENGIRINGI SHALAT FARDLU

1.      SHALAT RAWATIB



A.     Pengertian shalat sunnah rawatib

Shalat sunnah rawatib adalah shalat sunnah yang mengikuti atau mengiringi shalat fardlu yang lima waktu dan merupakan shalat sunnah yang senantiasa dikerjakan oleh Rasulullah S.A.W. baik sebelum shalat fardlu atau sesudahnya. Dan shalat sunnah rawatib itu sendiri jika dilihat dari segi waktu pengerjaanya, maka dapat dibagi menjadi dua yaitu shalat sunnah rawatib qabliyah dan shalat sunnah rawatib ba’diyah. Dan jika dilihat dari segi hukum mengerjakannya maka shalat rawatib itu dibagi menjadi dua bagian pula, yaitu shalat sunnah rawatib Mu’akkad dan sunnah rawatib ghairu Mu’akkad.


B.     Macam-macam shalat sunnah rawatib

1.      Shalat sunnah rawatib mu’akkad

Shalat sunnah rawatib Mu’akkad adalah shalat sunnah yang sangat diutamakan atau dianjurkan untuk dikerjakan. Adapun yang termasuk shalat sunnah rawatib mu’akkad adalah :
-        Dua rakaat sebelum shalat Zhuhur
-        Dua rakaat sesudah shalat Zhurur
-        Dua rakaat sebelum shalat Ashar
-        Dua rakaat sesudah shalat Maghrib
-        Dua rakaat sesudah shalat Isya’
-        Dua rakaat sebelum shalat Subuh
-        Dua rakaat sesudah shalat Jum’at
Hal ini sebagaimana yang telah diterangkan oleh Rasulullah S.A.W. didalam sabdanya yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar ra., katanya :

“saya menghafalkan 10 rakaat (shalat sunnah) dari Nabi S.A.W. yakni 2 rakaat qabliyah (sebelum) Zuhur, 2 Rakaat ba’diyah (sesudah) Zuhur, 2 rakaat ba’diyah (sesudah) Maghrib dirumahnya, 2 rakaat ba’diyah isya dirumahnya, dan 2 rakaat sebelum shalat Subuh:. (HR. Imam Bukhari & Muslim, dan riwayat lain pada kedua rawi tersebut disebutkan : “dan 2 rakaat ba’diya Jum’at dirumah’)

berdasarkan sabda Rasulullah S.A.W. tersebut diatas maka jelaslah, bahawa shalat sunnah rawatib yang paling utama itu adalah dikerjakan didalam rumah, sebagaimana yang telah dijelaskan oleh Rasulullah S.A.W. didalam sabdanya berikut ini :

“shalatlah kamu dirumahmu, sesungguhnya shalat yang paling utama adalah shalat seseorang yang dikerjakan dirumahnya kecuali shalat fardlu”

Secara umum sunnah rawatib mempunyai keistimewaan atau keutamaan dan manfaat yang sangat besar sekali, yaitu sebagaimana yang telah diterangkan oleh Rasulullah S.A.W.didalam sabdanya yang diriwayatkan oleh Ibnu manaj yang artinya sebagaimana berikut :

“sesungguhnya perkara yang pertama kali akan diperhitungkan dari perbuatan seseorang hamba muslim pada hari qiyamat (nanti) adalah shalat fardhunya, jika ia melakukannya dengan sempurna, (maka sempurnalah seluruh amal perbuatannya) ; tapi jika tidak, dikatakan (kepada para malaikat) : “Perhatikanlah apakah ia mengerjakan salah satu dari shalat sunnah (rawatibnya).jika ia mengerjakan shalat sunnah (rawatibnya), shalat fardhunya menjadi sempurna karena shalat sunnat (rawatibnya) ; kemudian seluruh amal fardhunya diperlakukan seperti itu pula”.

Dan juga sabda Rasulullah S.A.W. yang artinya sebagaimana berikut :

“barangsiapa yang dalam sehari semalam mengerjakan shalat 12 rakaat akan dibangunkan sebuah Rumah disyurga; yaitu 4 rakaat sebelum Zhuhur, 2 rakaat sesudahnya, 2 rakaat sesudah maghrib, 2 rakaat sesudah ‘isya dan 2 rakaat sebelum shalat shubuh”. (HR. Imam Tarmidzi, Muslim,Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Dan untuk lebih jelasnya lagi mengenai shalat sunnah rawatib yang termasuk dalam sunnah rawatib Mu’akkad, maka disini akan kami uraikan secara singkat satu persatu, diantaranya yaitu :

Shalat sunnah qabliah (sebelum) subuh beserta keistimewaannya

Rabu, 11 November 2015

Keutamaan Shalat sunnah,Manfaat shalat Sunnah dan pelaksanaa shalat sunnah (munfarid/berjamaah)

Keutamaan shalat sunnah

Keutamaan shalat sunnah secara singkat adalah untuk menyempurnakan kekurangan-kekurangan yang mungkin terjadi pada shalat fardlu, disamping itu juga untuk menambah tabungan amal nanti di akhirat serta menambah kebaikan bagi diri si perlakunya. Karena dengan senantiasa mengerjakan ibadah-ibadah yang sunnah maka otomatis ibadah yang fardlupun akan terlaksana dengan baik.
Adapun keutamaan shalat sunnah secara umum adalah untuk mendekatkan diri pada Allah SWT, menjadikan si pelakunya sebagai orang-orang yang dicintai-Nya, meningkatkan derajat dan martabat serta menjernihkan akal pikiran setiap pelakunya.
Sebagaimana yang telah diterangkan oleh Allah SWT didalam Hadits Qudsi-Nya yang artinya :

“hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri kepada-Ku dengan melakukan hal-hal yang sunnah, sehingga Aku menyenangi dan mencintainya.
Karenanya Akulah yang menjadi mendengarnya yang dengannya ia mendengan ; Aku menjadi penglihatanya yang dengannya ia melihat ; Aku menjadi lidahnya yang dengannya ia berkata ; dan Aku menjadi akalnya yang dengannya ia berfikir. Apabla ia meminta sesuatu kepada-Ku, niscaya Aku menolongnya. Ibadah yang dilakukannya kepada-Ku yang paling aku senangi adalah menunaikan kewajibannya dengan sebaik-baiknya untuk-Ku” (HR. imam thabrani)

Dalam riwayat Imam Muslim yang bersumber dari sahabat Rabi’ah bin Ka’ab Al Aslamiy ra. Juga diterangkan bahwa rasulullah S.A.W. telah bersabda yang artinya :

“saya pernah bermalam bersama Rasulullah S.A.W. saya mendatangi, beliau sambil berkata kepadaku : “mohonlah!. Saya berkata : “saya memohon kepada engkau untuk dapat menyertai engkau (ya Rasulullah) di surge”. Beliau bersabda : “Ada lagi yang lain?” saya menjawab : “cukup itu saja”. Sabdanya : tolonglah aku agar permohonanmu terkabul dengan jalan kamu melakukan banyak sujud”

Berdasarkan hadits Qudsi sabda Rasulullah S.A.W. tersebut diatas maka jelaslah, bahwa jika kita ingin menjadi orang-orang yang selalu bersama-sama dengan Rasulullah S.A.W. nanti didalam syurga, maka hendaklah kita memperbanyak bersujud kepada Allah SWT atau dengan kata lain memperbanyak mengerjakan shalat sunnah.

Manfaat Shalat Sunnah


Manfaat shalat sunnah secara singkat adalah untuk menyelesaikan permasalah-permasalahan yang mungkin terjadi atau yang sedang kita hadapi didunia.
Adapun manfaat shalat secara umum, baik itu shalat fardlu maupun shalat sunnah adalah mencegah manusia dari melakukan perbuatan keji dan munkar. Sebagaimana yang telah diterangkan oleh Allah SWT di dalam firman-Nya surat Al Ankabut ayat 45 yang artinya :
“kerjakanlah shalat karena mencegah (manusia) dari perbuatan keji dan munkar..,”
Adapun yang dimaksud dengan perbuatan keji disini adalah segala perbuatan manusia yang dipandang sebagai suatu hal yang sangat hina dan menjijikan oleh jiwa manusia yang berakal sehat, sedangkan perbuatan munkar adalah segala perbuatan yang dinilai buruk atau tidak baik oleh agama.
Berbagai macam permasalahan yang dapat diselesaikan dengan shalat sunnah itu diantaranya adalah pada waktu kebingungan dalam menentukan pilihan, ketika menghadapi musibah, ketika menghendaki diturunkanya hujan pada waktu kemarau panjang dan lain sebagainya.



Shalat sunnah yang dianjurkan berjamaah

Diantara shalat-shalat sunnah itu ada yang dianjurkan dikerjakan seara berjamaah dan adapula yang dianjurkan untuk dikerjakan secara munfarid atau sendirian.

Adapun shalat-shalat sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan secara berjamaah yaitu diantaranya adalah sebagai berikut :

1.      Shalat dua hari Raya (‘idhul fithri dan ‘idhul adha)
2.      Shalat kusuf atau khusuf (gerhana matahari dan bulan)
3.      Shalat istisqa (shalat minta hujan)
4.      Shalat tarawih dan
5.      Shalat witir dimalam bulan Ramadhan

Shalat sunnah yang dianjurkan munfarid atau sendirian


Adapun shalat-shalat yang dianjurkan untuk dikerjakan secara munfarid atau sendirian diantaranya adalah sebagai berikut :

1.      Shalat Rawatib
2.      Shalat antara adzan dan iqamah
3.      Shalat tahiyyatul masjid
4.      Shalat istikharah
5.      Shalat dhuha
6.      Shalat hajat
7.      Shalat tahajjud dan lain sebagainya (selengkapnya lihat pada gambar diatas)



Pengertian sholat Sunnah (sunnat) , Syarat-Syarat Sholat, dan Rukun-rukun shalat


Shalat Sunah (Sunnat)


Tahukah anda, shalat sunah memiliki banyak keistimewaan yang kebanyakan dari kita belum mengetahuinya.
Apa  itu shalat Sunnah??
Apa Keistimewaanya?
Bagaimana cara melakukan sholat Sunnah?
Apa saja Rukun-Rukunnya?
Apa saja sholat Sunnah itu?
Bla blab la.. mari kita bahas, satu persatu tentang sholat Sunnah …

PENGERTIAN SHALAT SUNNAH

Shalat menurut lughat (bahasa) adalah doa. Sedang menurut syara’ (istilah) shalat itu adalah suatu bentuk amal ibadah yang tersusun dari beberapa perkataan dan perbuatan yang diawali dengan takbiratul ihrom dan diakhiri dengan salam, berdasarkan syarat dan rukun ditentukan oleh syara’.
Adapun yang dimaksud dengan shalat Sunnah itu adalah ibadah shalat diluar shalat fardlu yang penah dikerjakan oleh Rasulullah S.A.W. dengan sangat dianjurkan bagi setiap muslim untuk mengerjakannya. Sebagaimana yang telah dijelaskan oleh Rasulullah S.A.W. didalam sabdanya :
“wahai Rasulullah beritahukanlah kepadaku shalat apakah yang diwajibkan Allah atasku”.
Maka beriau menjawab :
“Shalat fardlu lima waktu, kecuali kalau engkau mau menambah yang sunnah” (HR. Imam Bukhari & Muslim).

Sedangkan mengenai tata cara dan bacaannya itu pada dasarnya sama dengan shalat fardlu, hanya saja niatnya berbeda. Karena shalat Sunnah itu ada yang dikerjakan dengan maksud tertentu, atau dengan kata lain karena adanya suatu kebutuhan yang sangat mendesak, misalnya shalat istikharah dikerjakan dengan masud untuk memohon petunjuk atas dua permasalahan, mana yang lebih baik, Shalat istisqa’ dikerjakan dengan maksud untuk memohon hujan kepada Allah SWT.
Jadi, shalat Sunnah itu adalah merupakan ibadah tambahan atau ibadah penyempurna atas ibadah-ibadah shalat (wajib), karena tidak mugkin kita dapat melakukan shalat fardlu dengan sempurna, karena kesempurnaan itu hanyalah milik Allah SWT.

SYARAT-SYARAT SHALAT

Adapun yang termasuk dalam syarat shalat itu adalah sebagai berikut:
1.      Beragama Islam
2.      Mumayyiz dan berakal sehat
3.      Suci dari hadats, baik hadats kecil maupun hadats besar
4.      Suci anggota badan, pakaian dan tempat sholat dari najiz
5.      Menghadap qiblat
6.      Mengetahui masuknya waktu shalat
7.      Mengetahui antara yang wajib dengan yang Sunnah
8.      Menutup aurat (bagi laki-laki antara pusat dan lutut, sedangkan perempuan seluruh anggota badan kecuali muka dan kedua telapak tangan).

RUKUN-RUKUN SHALAT
Adapun yang termasuk dalam rukun shalat itu diantaranya adalah sebagai berikut:
1.      Berdiri bagi yang kuasa
2.      Membaca niat sesuai dengan shalat yang akan dikerjakannya.
3.      Takbiratul ihram (membaca ALLAHUAKBAR)
4.      Membaca surat al-fatihah pada tia-tiap rakaat
5.      Ruku’ dengan thuma’ninah
6.      Sujud dua kali dalam setiap rakaat dengan tuma’ninah
7.      Duduk antara dua sujud dengan tuma’ninah
8.      Duduk tahiyat (tasyahud) akhir dengan tuma’ninah
9.      Membaca tahiyyat (tasyahud) akhir
1.      Membaca shalawat atas nabi pada tasyahud akhir
1.     Salam yang pertama
1.     Tertib (penutup)

Selasa, 10 November 2015

Rem cakram, cara mengganti minyak Rem cakram, cara Merawat Rem cakram dan komponen-komponen Rem cakram




Gaya gesek didapatkan dari gesekan antara cakram ( piringan ) dengan pad ( balok rem ) :
Piringan cakram berputar ----> bersama – sama roda
Kaliper dan pada ----> terpasang pada aksel

Fungsi dan cara kerja rem cakram

Kaliper rem merupakan bagian sistem rem yang tugasnya mencengkram disc motor adatu piringan cakram yang menyatu roda sehingga putaran roda bisa berhenti. Sistem kerjanya tergantung dari tekanan hidrolik master cakram. Tekanan hidrolik ini akan menekan piston dan kampas rem sehingga akan menjepit cakram. Kaliper rem terdiri dari komponen chasing, piston, serta bantalan rem/kampas rem. Piston biasanya dibuat dari alumunium atau besi berlapis hard chrome. Ada dua tipe kaliper, terapung atau tetap. Kaliper tetap tidak bergerak relatif terhadap cakram. Tipe ini menggunakan satu atau banyak piston untuk menekan masing-masing sisi piringan cakram. Kaliper terapung (atau disebut kaliper sliding) bergerak searah dengan cakram. Sebuah piston pada satu sisi cakram mendorong kampas rem dalam hingga membuat sentuhan dengan permukaan piringan cakram. Kemudian mendorong bodi kaliper dengan bantalan rem luar sehingga tekanan terjadi pada kedua sisi piringan cakram.

Kelebihan aplikasi kaliper cakram

Kelebihan aplikasi kaliper cakram dapat bekerja di berbagai suhu, sehingga hampir semua kendaraan menerapkan sistem rem cakram sebagai andalannya. Selain itu kaliper cakram tahan terhadap genangan air sehingga pada kendaraan yang telah menggunakan rem cakram dapat menerjang banjir dengan aman. Memiliki sistem pendingin luar (terbuka) sehingga pendinginan terbilang lebih efektif.
Kekurangan aplikasi kaliper cakram
Kekurangan aplikasi kaliper cakram Sifatnya yang terbuka memudahkan debu dan lumpur menempel, lama kelamaan lumpu/ kotoran tersebut dapat menghambat kinerja pengereman sampai merusak pada bagian komponen pada bagian kaliper seperti piston bila dibiarkan lama. Oleh sebab itu perlu dilakukan pembersihan sesering mungkin

1. Macam – Macam Cakram ( Piringan )


1.1. Cakram penuh
  • Digunakan untuk mobil : Ukuran sedang dan Kecepatan menengah
  • Pendinginan cukup
  • Harga Murah

1.2. Cakram dengan rusuk pendingin
  • Digunakan untuk mobil : Ukuran berat & Kecepatan tinggi
  • Pendinginan lebih baik
  • Harganya Mahal
2. Macam – Macam Kaliper
2.1. Kaliper tetap

  • Kaliper terpasang mati pada aksel
  • Masing – masing sisi kaliper terdapat torak
  • Pad dipasang pada kaliper dengan dua buah pin
Cara kerja
  • Ketika pedal rem diinjak, tekanan cairan rem mendorong torak ke balok rem dan mencepit cakram.
  • Ketika pedal rem dilepas, dua torak dikembalikan pada posisi semula oleh sil secara otomatis
  • Dalam penggunaan memakai konstruksi sederhana dan murah tidak sering digunakan lagi
2.2. Kaliper Luncur Satu Torak
Cara kerja :

  • Tekanan cairan rem dalam silinder menekan torak dan dasar silinder
  • Torak bergerak ke kiri mendorong balok rem 1 sampai kanvas menempel pada permukaan gesek cakram
  • Untuk selanjutnya tekanan hidraulis disamping menekan torak juga menekan dasar silinder ----> unit silinder bergerak ke kanan mendorong balok rem 2 dengan arah berlawanan dengan balok rem 2
  • Balok rem 1 didorong ke kiri oleh torak dan balok rem rem 2 didorong kekanan oleh unit silinder, ke arah permukaan gesek cakram
  • Gerakan kedua balok rem dengan arah berlawanan selanjutnya menjepit permukaan gesek cakram cakram ---->  terjadi pengereman
2.2. KaliperLluncur Dua Torak
Cara kerja :

  • Tekanan cairan rem dalam silinder menekan torak 1 dan torak 2
  • Torak I bergerak ke kiri mendorong balok rem kearah permukaan gesek cakram
  • Torak II bergerak ke kanan mendorong unit rangka luncur  ----> balok rem 2 terdesak ke arah permukaan gesek cakram pada sisi yang lainnya
  • Balok rem 1 di dorong ke kiri oleh torak 1 dan balok rem 2 di dorong ke kanan oleh unit rangka luncur kearah permukaan gesek cakram
  • Gerakan ke dua balok dengan arah yang berlawanan selanjutnya menjepit permukaan gesek cakram ----> terjadi pengereman
2.3. Komponen Rem Cakram Jenis Kaliper Luncur ( Contoh : TOYOTA ) 


Keterangan :
  • Konstruksi paling modern dan mudah memperbaikinya
  • Mudah sekali untuk mengganti kanvas rem
3. Kaliper berayun
Pengertian : Kaliper berputar pada pusat putar secara berayun bila terjadi tekanan cairan rem
Konstruksi :
  • Unit kaliper terpasang menjadi satu dengan rangka.
  • Uni
    t kaliper terpasang pada pusat putar
  • Letak kedua balok rem tidak segaris dengan sumbu torak
Cara kerja :
  • Tekanan cairan rem menekan torak dan unit silinder
  • Torak bergerak ke kiri mendorong balok rem 1 ke arah permukaan gesek cakram
  • Selanjutnya tekanan cairan rem juga mendesak dasar silinder --->unit kaliper bergerak mengayun mendorong balok rem 2 kekanan, ke arah permukaan gesek cakram
  • Gerakan kedua balok rem dengan arah berlawanan kedua permukaan gesek cakram ----->cakram terjepit ---->terjadi pengereman

Penyetelan Rem Cakram










  • Tekanan cairan rem mendorong torak keluar silinder
  • Bibir sil yang bergerak dengan torak tertarik mengikuti gerakan torak hingga penumpang sil bengkok (kebengkokan penampang sil terbatas )
  • Jika celah kanvas terhadap cakram cukup besar ---->gerakan torak melebihi kemampuan bengkok penampang sil ---->torak slip tehadap sil
Saat Pelepasan ( Pedal Rem Dilepas )








  • Tekanan cairan rem hilang
  • Sil menarik torak kembali pada posisi tidak mengerem
  • Jalannya piston : 0,15 – 0,25 mm
Keterangan :
Penyetelan otomatis hanya berfungsi dengan baik apabila :
  • Kelonjongan cakram tidak lebih 0,1 mm
  • Gerakan torak dalam silinder tidak terganggu
  • Pada kaliper luncur gerakan luncur harus berfungsi baik
Pad ( Balok Rem )

  • Balok rem tanpa penunjuk keausan
  • Pad dengan penunjuk keausan secara elektrik

6. Perbandingan Antara Rem Cakram Dan Rem Tromol


Rem Tromol                                                     Rem Cakram
Sifat
Rem Tromol
Rem Cakram
Gaya kerja
+ Memberikan kekuatan sendiri
Tidak memberi kekuatan sendiri
Pendinginan
- Kurang
Baik
Temperatur kerja
* Rendah
Tinggi
Keausan kanvas
+ Sedikit
Banyak
Cara menyetel
- Manual / setengah otomatis
Otomatis
Waktu yang diperlukan servis
- Lama
Cepat
Tempat yang perlu dan berat
* Lebih
Kurang
  • Pada rem cakram diperlukan gaya hidraulis lebih tinggi untuk mendapatkan tekanan rem yang sama besarnya, rem cakram menjadi lebih panas ( + 6000 C )
  • Karena pendinginan rem cakram baik, maka tidak ada fading
  • Fading sering terjadi pada rem tromol kalau panas
Þ Faktor  (miu gesek)    dari kanvas rem menjadi kecil
Þ Gaya rem kecil


Rawat Rem Disc Brake supaya Tetap Pakem
Mobil-mobil baru sekarang ini boleh dibilang sudah menggunakan rem cakram, terutama bagian depan. Ada pula yang keempat roda sudah dilengkapi sistem itu.

Perangkat utamanya terdiri dari piringan cakram dan kampas rem (brake pad) yang digerakkan oleh kaliper. Sebagai 'perpanjangan tangan' sistem hidraulis rem, kaliper memiliki ujung pada piston penekan. Desainnya (bentuk dan dimensi) utamanya menyesuaikan ruang sesuai mounting rem mobil tertentu. Jadi, jika kaliper tidak ada istilah universal alias bisa dipakai mobil jenis apa saja.

Untuk bikin pakem rem, biasanya karena mesin sudah dimodifikasi dengan melebarkan diameter cakram dan luas permukaan kampas rem. Dengan memperbesar kampas rem, sudah pasti hal itu membutuhkan jumlah piston yang memadai.



Penggunaan rem cakram dewasa ini sangat banyak digunakan, pada umumnya dipasang pada
roda depan dan sudah merupakan standar pada kendaran pada model baru. Konstruksi pada rem cakram hampir sama dengan rem tromol, dimana tromolnya ditiadakan dan sebagai gantinya dipasang sekeping cakram.


b) Caliper
Bagian yang tidak bergerak dari rem pad cakram adalah caliper, dimana terdapat silinder–silinder rem berikut sepatu rem dan pirodonya. Apabila pedal rem diinjak maka silinder–silinder rem akan bekerja secara hidrolik sehingga sepatu–sepatu rem atau pad akan menjepit, manahan dan menghentikan cakram rem yang sedang berputar. Caliper terbagi dalam dua type fixed type tetap dan type floating caliper (type meluncur).


-sure maka piston akan mendorong kedua pad dan
pegas karet hingga pad menekan cakram. Pada saat

tekanan hilang maka pegas karet akan mengembang
mengembang (reaksi) dan kedudukan pad rem kembali
pada keadaan semula.


2. Type floating caliper dan cara kerjanya
Pada type ini hanya dilengkapi satu silinder yang terpasang pada slide pins yang bekerja secara hidrolik. Piston akan bergerak menekan dari sisi dalam, sedangkan caliper terpasang tetap pada knakel kemudi. Akibat tekanan ini maka pad akan terdorong dengan pegas karet. Ketika tekanan hilang maka pad akan kembali ke posisi semula.


3. Pad Rem
Pad rem dalam sistem rem cakram merupakan bagian yang secara langsung berhubungan atau bergesekan dengan cakram yang akhirnya menghasilkan pengereman. Pad terbuat dari metallic fiber dicampur serbuk tembaga yang mampu menahan panas akibat gesekan serta memiliki


Cara merawat rem cakram supaya tetap pakem :

Mobil-mobil baru sekarang ini boleh dibilang sudah menggunakan rem cakram, terutama bagian depan. Ada pula yang keempat roda sudah dilengkapi sistem itu.

Perangkat utamanya terdiri dari piringan cakram dan kampas rem (brake pad) yang digerakkan oleh kaliper. Sebagai 'perpanjangan tangan' sistem hidraulis rem, kaliper memiliki ujung pada piston penekan. Desainnya (bentuk dan dimensi) utamanya menyesuaikan ruang sesuai mounting rem mobil tertentu. Jadi, jika kaliper tidak ada istilah universal alias bisa dipakai mobil jenis apa saja.

Untuk bikin pakem rem, biasanya karena mesin sudah dimodifikasi dengan melebarkan diameter cakram dan luas permukaan kampas rem. Dengan memperbesar kampas rem, sudah pasti hal itu membutuhkan jumlah piston yang memadai.

Nah, piston pada kaliper suka disebut pot. Di pasaran tersedia 5 jenis pot, dimulai dari tunggal (single pot), 2 pot, 4 pot, 6 pot, dan 8 pot. Adapun yang single dan double pot adanya cuma versi OEM.

Terpenting lagi, bila rem yang sudah memakai sistem disc brake tidak dirawat, nyawa taruhannya. Nih, langkah perawatannya dan bisa dikerjakan sendiri.

1.Disc cleaner
Setiap menempuh 10.000 km bersihkan debu-debu dengan disc cleaner berupa cairan dengan cara disemprot. Debu dan kotoran akan rontok. Untuk hasil maksimal, setelah disemprot, lap dengan kain.

2. Ampelas dan bubut
Biasanya bila sudah menempuh 100.000 km, selain sil-sil rem diganti, kampas dan cakram diampelas agar permukaan tetap rata. Bisa juga jarak tempuh di bawah itu bila rem sudah menimbulkan bunyi decit lantaran kampas sudah tipis, berdebu atau permukaan cakram tidak rata.

Jika cakram yang tidak rata, diatasinya dengan dibutut. Tapi ingat batas maksimumnya, bila sudah terlalu tipis atau retak, cakram sebaiknya diganti.

3. Minyak rem
Isi dan ganti setiap menempuh 20.000 km. Minyak rem yang terlalu lama, kandungan airnya makin tinggi, apalagi kualitas minyak rem kurang bagus. Hasilnya, titik didih kian rendah mengakibatkan performa rem tidak bagus.

4. Kualitas minyak rem
Pada kemasan minyak rem ada tulisan DOT (Department of Tranportation) dibarengi dengan angka, itu menunjukkan tingkat kekentalan dan titik didihnya. Semisal DOT 3, 4, dan 5, sama dengan perbedaan kaliper rem 4 sampai 8 pot. Semakin tinggi spek pot, pemakaian minyak remnya menggunakan DOT yang tinggi.

Untuk rem standar bisa menggunakan DOT 3 atau 4. Lain jika sistem penghenti laju sudah dimodifikasi untuk mengimbangi tenaga mesin yang besar, pakai DOT5 karena bahannya menggunakan silikon. Selain titik didih tinggi, tidak mudah menguap.



Langkah benar ganti Minyak Rem Cakram






3 Votes
  1. Persiapkan peralatan peralatan sbb ;
    1. Obeng kembang ukuran sedang – untuk membuka tutup master rem
    2. Gayung yang berisi air secukupnya – tempat air bersih untuk membersihkan minyak rem
    3. Lap yang dicelupkan ke air – untuk membersihkan minyak rem apabila tumpah
    4. Selang kecil transparan – memeriksa udara palsu dari selang rem cakram
    5. Minyak rem Dot3/Dot4
  2. Langkah pertama buka master rem dengan obeng kembang
  3. Masukkan minyak rem ke dalam master rem secara perlahan-lahan
  4. Pasangkan selang pada nipel kaliper rem cakram
  5. Pompa handle rem secara kontinyu sampai terasa keras
  6. Tahan handle rem lalu buka/kendorkan nipel kaliper perlahan sampai ada minyak rem dan gelembung udara yang keluar, lalu keraskan lagi nipelnya
  7. Lakukan langkah 5 dan 6 sampai gelembung pada selang sudah hilang dan jarak main handle rem ± 2 – 3 Cm, tambahkan minyak rem apabila kapasitasnya berkurang.
  8. Dalam melakukan langkah diatas harus secara perlahan-lahan atau hati-hati, jangan sampai minyak rem menumpahi bagian sepeda motor yang terbuat dari bahan plastic yang di cat, sebab apabila terkena bahan tersebut, maka akan merusak bahan dan catnya.
  9. Apabila terjadi kecelakaan/minyak rem tumpah, maka segera lap dengan menggunakan kain yang sudah di celupkan ke dalam air, dan bersihkan minyak rem sampai bersih
  10. Setelah hasilnya maksimal, tutup kembali master rem dan cek kembali kekerasa n baut-baut master rem dan nipel pada kaliper rem.
  11. Selesai…